Aksara Rekan

Aksara Rekan
Aksara Rekan

Aksara Rekan Bangsa Indonesia mempunyai sejarah yang panjang jauh sebelum kemerdekaannya, berbagai Bangsa datang dari waktu ke waktu, tidaklah sedikit yang menciptakan asimilasi budaya yang baru.

Kemudian setiap suku bangsa datang dan pergi silih bergantian dari masa ke masa. Bahkan tidak jarang diantaranya dari mereka yang pergi kemudian mencoba untuk membentuk suatu aslimilasi kebudayaan yang baru.

Asimilasi ini meliput berbagai aspek, baik itu dari bidang agama, bidang politik dan bidang budaya. Salah satunya adalah munculnya aksara Jawa baru. Jika ada istilah baru maka akan muncul jenis aksara baru. Hal ini dikarenakan askara yang ada “hanacaraka” tidak memenuhi kebutuhan penulisan.

Jenis aksara Jawa ada beberapa macam, diantaranya adalah aksara yang hendak kita bahas saat ini. Maka akan Kita jelaskan secara lengkap mengenai aksara yang satu ini.

Pengertian Aksara Rekan

Aksara rekan yaiku aksara sing gunane kanggo nulis tembung manca utamane tembung saka basa, khususe Basa Arab. Jenis aksara yang dipakai untuk penulisan huruf serapan, yang kebanyakan asalnya dari Bahasa Arab.

Aksara rekan adalah aksara yang berguna untuk menulis tembung manca terutama tembung saka basa.

Yang di maksud dari serapan adalah misalkan huruf f, kh, dz dan lain-lain. Huruf-huruf tersebut sangatkah dipengaruhi oleh huruf hijaiyah Arab.

Sebagai contoh ada beberapa kata seperti :

  • Zakat
  • Ghaib
  • Fajar
  • Madzhab
  • Khotib

Dari beberapa kosa kata yang ada di atas dalam penulisannya menggunakan aksara yang biasa, adapun jika bisa maka akan terkesan sangat kaku. Untuk itu aksara ini dimunculkannya. Sing kalebu aksara rekan yaiku Dza, Kha, Fa, Za, Gha.

Fungsi Aksara Rekan

Fungsi Aksara Rekan

 

 

Dengan terbentuknya jenis aksara ini tidaklah lain dan tidak bukan adalah supaya dalam menuliskan sebuah kalimat sesuai dengan kalimat yang dimaksud.

Tulisan aksara ini muncul dengan fungsinya supaya penulisan kalimat tepat dan sesuai yang dimaksud oleh penulis. Dengan penulisan yang tepat dan sesuai, maka tidak akan menjadi kesalah pahaman.

Selain itu, fungsi aksara ini adalah menjaga makna kata dengan bentuk asalnya. Di Negara Indonesia sendiri hampir mayoritas penduduknya merupakan agama islam, selain itu kebanyakan nama yang masing-masing individu di pengaruhi oleh bahasa Arab.

Sebagai contoh, misalkan seperti nama Ghofur, Zakiya, Fadhil, Ghazali dan lain-lain, maka akan terbantu dengan adanya aksara yang satu ini.

Dengan demikian, orang tersebut akan menjadi senang jika nama mereka ditulis dengan benar dan baik, yang artinya tidak sampai mengubah dari pada maknanya yang terkandung dibalik nama tersebut.

Aturan Penulisan Aksara Rekan

Perlu untuk di ketahui ada sejumlah aturan yang harus Kita perhatikan. Jika hendak menuliskan sebuah kalimat dengan menggunkan aksara ini, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Tidak semuanya aksara hanacaraka memiliki versi rekan. Hanya ada lima huruf di dalam aksara hanacarakan versi rekan, diantaranya adalah huruf kha, dza, fa/va, za, gha.
  • Jenis aksara ini bisa disandingkan dengan sandhangan swara, atau dengan sandhangan wyanjana dan panyigeg.
  • Apabila aksara murda diberikan sandhangan pepet, ada lambang pada tiga koma ang ada di atas aksara harus disatukan ke dalam pepet.
  • Apabila diberikan sandhangan layar, wulu dan cecak, maka lambang dari tiga titik di atas harus disebelah kiri dan sandhangan berada di sebelah kanannya.
  • Tidak semua aksara mempunyai pasangan.
  • Sejatinya aksara ini dalam praktiknya bisa diberikan pasangan.

Cacah “Jumlah Aksara Rekan”

Cacahe ini mempunyai lima bentuk yang diataranya adalah kha, dza, fa,va, za, gha.Berikut ini ada lima bentuk aksara, diantaranya adalah :

  • Kha
  • Dza
  • Fa/Va
  • Za
  • Gha

Untuk penulisan aksara bisa di simak di keterangan pada gambar yang ada di bawah ini :

Penulisan Aksara Rekan

 

Jika lebih diperhatikan lagi, sangatlah jelas bahwa sebenarnya aksara tersebut hanyalah aksara hanacaraka biasa yang kemudian diberi tiga koma “cecak” di atasnya. Jika mengetahui faktanya, maka tidaklah sulit untuk menghafal lima aksarayang satu ini.

Pasangan Aksara Rekan

Pasangan Aksara Rekan

 

Dari jenis aksara ini mempunyai rekan pasangan yang hampir sama dengan pasangan yang ada pada aksara hanacaraka biasa, kecuali pada huruf fa.Kemudian coba bandingkan dengan rekan pasangan yang ada di dalam hanacaraka biasa.

Maka dengan penjelasan yang ada pada gambar itu, bisa kita simpulkan bahwa aksaraFa yang memiliki rekan pasangan yang tidak sama atau berbeda, yang lainnya sama dengan pasangan aksara biasa.

Contoh Kalimat Aksara Rekan

contoh kalimat aksara rekan

Aku nerima zakat fitrah

Penjelasannya :

  • Kalimat yang ada di atas ada dua aksara yaitu Za dan
  • Aksara Za dengan memberi cecak telu di atas aksara Ja.
  • Aksara Fa dengan memberi cecak telu di atas aksara Pa.
  • Aksara Fa juga bisa untuk menulis bunyi

Contoh Aksara Rekan

Berikut ini ada contoh penulisannya dalam kalimat, perhatikan contohnya berikut ini. Contoh yang di kumpulkan dari beberapa sumber untuk bahan belajar Bahasa Jawa.

  • Ghaib, zakat, fajar, khotib dan madzab

contoh kalimat aksara rekan ghaib, zakat, fajar, khotib, madzab

 

  • Contoh kalimat aksara rekan 1 contoh kalimat aksara rekan 1
  • Contoh kalimat aksara rekan 2 contoh kalimat aksara rekan 2

Adanya aksara rekan penulis bisa menulis kalimat secara tepat, sesuai, tidak merubah makna atau arti dari orang dan tidak sampai menjadi kesalah pahaman. Oleh karena itu mari Kita belajar aksara yang satu ini, karena aksara ini sangatlah bermanfaat bagi Kita semua.

Karena aksara Jawa merupakan warisan yang wajib Kita jaga bersama-sama. Ada banyak jenis aksara yang bisa kita pelajari mulai dari aksara murda, aksara swara dan lain sebagainya. Apabila ada kesalahan kata mohon untuk di maafkan.

Hallo ! Belajar Terus dan memberikan manfaat bagi orang lain. Seorang pemuda yang hobi menulis tentang pengetahuan.