Contoh Paper

contoh paper
contoh paper

Contoh Paper – Pernah mendengar istilah paper dalam dunia pendidikan? Pasti istilah ini tidak asing di telinga pelajar terutama para mahasiswa.

Dokumen ini sering dianggap penting karena biasa masuk komponen penilaian dosen. Terlebih dalam proses pembuatannya contoh paper banyak dicari mahasiswa sebagai gambaran awal sebelum penulisan.

Paper atau karya tulis ilmiah yang dibuat pun beragam. Mulai dari paper ilmiah umum hingga paper dengan tema spesifik terkait mata kuliah yang sedang berjalan.

Sebenarnya bentuk paper bisa dikatakan mirip dengan makalah. Isinya yang lengkap dan padat harus ditekankan pada dokumen jenis ini.

Pengertian Paper

Pengertian Paper

 

Paper merupakan satu bentuk artikel yang ditulis dengan format yang tertentu. Contoh Paper yang berisi tulisan dan pembahasan tertentu dari sebuat topik yang didukung oleh data dan argumen yang valid.

Paper bisa berupa hasil dari penelitian terbaru atau hasil review penelitian-penelitian yang sudah ada. Paper hampir sama dengan makalah dan terdiri dari 6-10 halaman.

Paper biasanya dibuat lebih ringkas dari makalah. Namun tergantung dengan format yang disediakan. Meskipun demikian, isi paper mempunyai pembahasan yang sangatlah lengkap.

Format Penulisan Paper yang Benar

Format penulisan paper seling kali jadi kendala saat hendak mulai penulisan. Terlebih bagi mahasiswa baru yang belum pernah membuat Contoh paper sebelumnya. Format yang tersaji dalam paper cukup sederhana. Hanya dengan sekali baca Anda dapat dengan mudah memahami urutannya. Apa saja format yang harus disertakan dalam paper?

  • Judul

Judul merupakan hal pertama yang wajib ada dalam sebuah paper. Bagian ini diletakan pada bagian atas dan awal halaman.

Sertai juga identitas seperti nama penyusun, nomor induk, kelas jurusan dan universitas. Anda bisa menuliskan data selengkap mungkin sesuai dengan kebutuhan. Biasanya setiap universitas memiliki format judul yang berbeda – beda.

  • Pendahuluan

Selanjutnya pendahuluan atau latar belakang. Ditempatkan berurutan setelah judul. Isinya menyangkut alasan yang mendasari pembuatan paper. Jumlahnya pun tidak terlalu banyak, cukup dua atau tiga paragraf.

  • Rumusan masalah

Bagian rumusan masalah memuat pembahasan lewat pertanyaan. Pertanyaan yang dibuat tentu mengacu pada topik yang akan dibahas.

Tidak ada aturan baku terkait batasan penulisan pertanyaan, yang penting tidak keluar dari inti topik yang akan dibahas.

  • Teori

Paper termasuk dokumen ilmiah yang mengharuskan penulisnya menyertakan teori sebagai landasan topik pembahasan.

Teori juga berfungsi untuk memperkuat agrugem pribadi dalam paper. Ini akan menambah kebebasan Anda untuk berargumen lebih dalam dan lebih luas dalam paper Anda.

  • Pembahasan

Pembuktian terkait analisis akan ditulis disini. Pembahasan memuat bukti – bukti yang dihasilkan dari analisis lapangan.

Ini juga jadi bagian pembukti apakah teori yang dipakai sesuai atau tidak. Dalam bagian ini penulis dibebaskan untuk merangkai pembahasan hingga mendetail dan berkelanjutan.

  • Kesimpulan

Setiap karya tulis memiliki bagian penutup. Begitu pula dengan paper. Berisi inti sari yang mewakili keseluruhan pembahasan paper.

Kesimpulan dibuat terkait dengan rumusan masalah dan ditulis tidak terlalu panjang. Dalam bagian ini juga bisa disisipkan saran.

Cara Membuat Paper

Cara Membuat Paper

 

Bagi yang belum pernah menulis paper, mungkin akan kebingungan bagaimana cara memulainya. Berikut ini cara menulis paper yang bisa digunakan sebagai acuan untuk memulai menulis.

Tentukan Tema Paper Yang Menarik Untuk Dibahas

Tema paper adalah hal yang pertama yang harus dipikirkan sebelum menulis contoh paper. Berdasarkan tema inilah tulisan dalam paper akan dikembangkan. Pilihlah tema yang menarik untuk dibahas supaya tulisan bisa menjadi lebih menarik.

Untuk mendapatkan tema yang menarik, perlu banyak membaca jurnal, buku, ataupun berita terkini. Di sisi lain, paper tugas kuliah, biasanya dosen sudah memberikan tema besar dan kamu bisa mengembangkan satu ide yang menarik dari tema tersebut dan berbeda dengan teman-temanmu.

Pastikan ide yang dipilih tidak sama persis dengan informasi yang didapatkan dari internet supaya tidak terjadi plagiarism.

Seperti yang sudah dijelaskan pada sebelumnya, ide menarik bisa didapatkan dari banyaknya membaca. Berdasarkan bacaan-bacaan bisa diringkas dan dipetakan untuk mempermudah dalam menyusun sebuah tulisan.

Ide ini untuk membuat paper harus berbeda dengan paper yang sudah dibuat sebelumnya. Teknik amati, tiru dan modifikasi bisa kamu gunakan untuk membedakan hal tersebut.

Membuat Kerangka Penulisan Atau Outline Paper

Kerangka penulisan memuat garis-garis besar dari suatu karangan yang akan di kerjakan. Kerangka penulisan berisi rangkain ide-ide yang disusun sistematis, jelas, logis, dan teratur. Kerangka penulisan berfungsi untuk membantu penulis melihat gagasan sekilas pandang untuk menghindari adanya pembahasan dua kali dalam satu sub-bab tulisan.

Tuliskan Pendahuluan

Pendahuluan. Seperti yang sudah dijelaskan pada sub-bab sebelumnya, bagian yang penting dalam menulis paper. Biasanya pada paper kompetisi, juri akan terlebih dahulu membaca pendahuluan terutama di bagian latar belakang dan tujuan.

Sehingga di bagian pendahuluan ini perlu diperkuat dengan argumen-argumen yang mendukungnya. Pendahuluan berisi gambaran besar isi paper yang akan ditulis. Hal ini harus di tulis sesuai dengan format yang sudah disediakan.

Upaya yang di bahas di bagian pendahuluan tidak bertele-tele dan harus ditulis secara runtut supaya mudah untuk dipahami.

Tentukan Batasan Masalah

Batasan masalah yang akan di bahas di dalam contoh paper harus ditentukan supaya pembahasan tidak melebar dan lebih fokus pada tema yang dipilihnya. Biasanya batasan masalah ini disajikan dalam bentuk rumusan masalah.

Rumusan masalah ini yang nantinya akan digunakan untuk menyimpulkan hasil dari analisis dari paper yang ditulis.

Lakukan Penelitian Atau Analisis Mendalam Tema Yang dipilihnya

Pada tahap ini perlu untuk mengevaluasi referensi bacaan yang kamu dapat. Mencatat dan mendokumentasikan yang sesuai dengan gaya kutipan yang ditentukan “APA, MLA, Harvard, Chicago dan lain-lain”.

Untuk menghindari plagiarism, bisa mengutip, merangkum dan memparafrasekan referensi yang diperolehnya.

Susun Paper Secara Detail, Sesuai Dengan Format Dan Standar Penulisan

Paper harus disajikan secara detail dan rinci supaya semua informasi penting bisa disampaikan dengan baik. Standar penulisan harus diperhatikan supaya paper bisa tersusun rapi. Standar penulisan yang bisa digunakan untuk membuat paper, yaitu Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

Contoh Paper Mahasiswa

Paper ilmiah merupakan jenis karya tulis yang paling banyak dibuat. Isinya berupa laporan tertulis terkait kajian atau analisis suatu objek dan dilakukan oleh perorangan atau kelompok. Untuk mempermudah Anda memahami paper ilmiah, berikut dua contoh paper yang bisa Anda jadikan acuan untuk menyusun paper sendiri.

Baca Juga : Contoh Resume

1. Paper umum terkait sistem politik di Indonesia.

Aplikasi Konsep Demokrasi di Indonesia

BAB I: PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Demokrasi dan Indonesia tidak bisa dipisahkan karena konsep negara kita adalah demokrasi terpimpin. Segala penjuru dunia pasti setuju bahwa demokrasi bisa dijadikan landasan untuk kebebasan berpolitik. Pendapat yang menyatakan kehendak rakyat merupakan hal utama yang menjadikan politik di Indonesia kuat hingga saat ini benar adanya. Hal ini menunjukan rakyat memiliki pengaruh besar di atas para pemimpinnya. Negara demokratis selalu bisa menempatkan kepentingan bersama untuk memecahkan suatu masalah.

Dalam praktik sosial kehidupan sehari – hari, dari zaman penjajahan hingga kini ternyata tidak semua orang paham seluk beluk demokrasi walaupun garis besarnya banyak dipahami banyak orang. Hal ini penting ditekankan agar menumbuhkan sistem demokrasi yang lebih berlAndaskan teori. Sehingga tidak salah dalam pengaplikasiannya.

1.2. Rumusan Masalah

  1. Apa pengertian umum demokrasi?
  2. Bagaimana penjelasan konsep dasar demokrasi?
  3. Bagaimana sistem pemerintahan Indonesia mengaplikasikan demokrasi?
  4. Bagaimana sejarah terbentuknya demokrasi?

1.3. Tujuan

  1. Mengetahui konsep utuh demokrasi.
  2. Mengetahui pengaplikasian demokrasi di pemerintahan Indonesia.
  3. Mengetahui perkembangan sejarah demokrasi di Indonesia.

BAB II: PEMBAHASAN

2.1 Konsep Umum Demokrasi

Demokrasi memiliki konsep umum dari rakyat, oleh rakyat untuk rakyat. Lalu dijalankan menjadi dasar politik pemerintahan di Indonesia. Kesepakatan tertinggi dipegang oleh masyarakat. Demokrasi menyiratkan kekuasaan yang dipegang oleh rakyat.

Rakyat memiliki hal utuh dalam berpolitik disamping adanya pemimpin negara bahkan hingga presiden sekalipun sanggup digulingkan atas kesepakatan bersama. Di Indonesia sendiri konsep demokrasi tercermin dari diadakannya Pilkada setiap tahunnya.

2.2 Sistem Pemerintahan Negara dan Bentuk Demokrasi di Dalamnya

Pemerintahan dalam bentuk demokrasi berdiri atas dua hal, diantaranya yaitu :

  1. Pemerintahan jenis Republik : asal kata dari bahasa Latin : Res berarti pemerintahan dan publica berarti rakyat. Bisa diartikan republic merupakan sistem pemerintahan yang dijalankan oleh rakyat.
  2. Pemerintahan jenis Monarki : monarki atau kerajaan berpusat pada komando raja dan perdana menteri. Namun juga tetap memperhitungkan aspirasi masyarakatnya.
  1. Sistem Pemerintahan dan klasifikasinya

dalam sistem politik partai terdapat tiga jenis sistem parpol yaitu sistem satu partai, sistem multi partai dan sistem dua partai. Atau berurutan dikenal juga dengan monoparty system, poliparty system dan biparty system.

Ada empat macam model sistem pemerintahan suatu negara, yaitu :

  1. Sistem pemerintahan presidential
  2. Sistem pemerintahan parlementer
  3. Sistem pemerintahan campuran
  4. Sistem pemerintahan diktator (borjuis dan proletar).
  5. Ragam Prinsip Demokrasi

menurut pendapat Almadudi yang dikenal dengan guru demokrasi, mengatakan bahwa demokrasi bergantung pada beberapa prinsip, yaitu :

  1. Kedaulatan seluruh rakyat;
  2. Kekuasaan mayoritas;
  3. Hak-hak minoritas;
  4. Hak asasi manusia yang terjamin;
  5. Pemilihan yang bebas dan jujur;
  6. Pemerintahan berjalan atas kesepakatan;
  7. Hukum dengan proses yang sewajarnya;
  8. Secara konstitusional diadakan pembatasan pemerintahan;
  9. Nilai-nilai mufakat, toleransi, kerja sama dan pragmatisme
  10. Pluralisme sosial, ekonomi, dan politik;
  11. Kesetaraan di hadapan hukum;
  12. Ciri dari Pemerintahan Demokratis

Demokrasi dalam bentuk istilah pertama kali dikemukakan oleh seorang filsuf Aristoteles yang merujuk pada suatu tatanan pemerintahan dengan menekankan pada kekuasaan berdaulat pada banyak orang atau disebut rakyat. Seiring perjalanan waktu, demokrasi berkembang menjadi suatu sistem yang diterima dan dijalankan oleh mayoritas negasi di dunia.

Berikut ciri – ciri terkait sistem pemerintahan demokrat:

  1. Warga negara terlibat secara utuh dan langsung dalam pengambilan keputusan dalam berpolitik, bisa jadi dalam keadaan secara tidak langsung.
  2. Kesamaan hak bagi seluruh lapisan masyarakat di segala bidang.
  3. Seluruh lapisan masyarakat mendapat jaminan kebebasan dan kemerdekaan.
  4. Pemilihan umum juga berlaku untuk wakil yang menduduki kursi lembaga perwakilan rakyat.

2.3 Sejarah Demokrasi dan Perkembangannya di Indonesia

Demokrasi di Indonesia berkembang seiring sistem ini mulai diterapkan. Dalam perjalanannya banyak masalah yang datang dan menjadi tantangan sendiri dalam menjalankan sistem ini. namun, perlu dipahami bahwa lewat sistem ini Indonesia bisa terus maju dan berkembang terutama dalam bidang politik. Demokrasi menjadi simbol cita – cita bersama dalam membangun negara. Dalam kurun waktu tertentu demokrasi di Indonesia dapat dipecah menjadi beberapa periode yaitu :

  • Demokrasi parlemen
  • Demokrasi terpimpin
  • Demokrasi Pancasila
  • Demokrasi reformasi (saat ini)

BAB III: PENUTUP

3.1. Kesimpulan

Dari semua pemaparan yang tersaji dapat disimpulkan, bahwa :

Demokrasi adalah sistem pemerintahan yang cukup populer dan diberlakukan di berbagai penjuru negara di dunia. Saat sebuah negara meletakan warganya dengan segala kekuasaannya pada tingkat yang paling tinggi dapat dikatakan negara itu menganut sistem demokrasi. Walaupun banyak mengacu pada nilai positif, tetap saja ada beberapa oknum yang terus mengkritik keberadaannya.

Sistem ini lebih merujuk pada proses kemapanan suatu negara. Ini dikarenakan demokrasi yang ideal telah berlaku dan merujuk pada suatu teori yang pasti dan empiris. Sistem inilah yang menjadikan Indonesia tetap silod dan kuat dibanding negara lainnya.

3.2. Saran

Kita sebagai warga negara Indonesia yang baik sudah seharusnya bisa menjalankan demokrasi dengan baik. Salah satu caranya bisa dengan mengakui dan menghargai pendapat orang lain dengan baik. Dengan negara bersistem demokrasi kita bisa membuat negara ini maju dan berdaya saing tinggi. kita juga harus menjaga sikap terhadap sistem yang telah diberlakukan sejak lama ini dengan menjauhi tindakan anarkis atau tidak bertanggung jawab lainnya.

2. Paper tentang sosial kenegaraan

ASEAN DAN KERJA SAMA ANTAR NEGARA DI DALAMNYA

BAB I : LATAR BELAKANG / PENDAHULUAN

Manusia hidup sebagai makhluk yang tidak bisa berdiri sendri alias makhluk sosial. Dimana dalam kesehariannya akan saling membutuhkan. Seperti dalam halnya gotong royong yang sudah jadi tradisi di Indonesia. Konsep saling tolong menolong untuk mencapai suatu tujuan yang sama juga ternyata berlaku bukan hanya di negara kita. Tap juga dalam skala yang lebih besar yaitu antar negara.

Hubungan bilateral dan multilateral sudah seharusnya dipupuk sejak dulu karena pada dasarnya melalui hubungan tersebut kedua belah pihak mendapat keuntugan yang setimpal. Kerja sama yang dilakukan bisa mencakup beragam aspek mulai dari ekonomi, sosial hingga kesehatan. Contoh lebih luas tengah dilakukan oleh perserikatan negara Asia Tenggara atau ASEAN.

8 Agustus 1967 telah mencapai kesepakatan bahwa terbentuknya perhimpunan negara dan bangsa Asia Tenggara dan mencakup adanya kesepakatan kerja sama antar negara. Ada 5 negara yang mencakup Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina yang menjadi anggota tetap dalam perserikatan antar bangsa ini.

TUJUAN

Mengetahui lebih dalam terkait kerja sama antar negara Asia Tenggara yang bernaung dalam ASEAN.

BAB II : LANDASAN TEORI

Negara – negara Asia terletak di bagian bumi yang strategis. Terutama Asia Tenggara. Karena itu hampir semua negara dikaruniai oleh kekayaan laut dan dataran yang sangat melimpah ruah. Tidak aneh jika dulu bangsa Eropa berlomba untuk menaklukan Asia dan mengeruk kekayaan yang dimilikinya. Itulah yang terjadi sekiranya pada bangsa kita selama berabad – abad lamanya.

Banyak negara Eropa yang bahkan tidak segan untuk menjajah beberapa negara Asia sekaligus. Tercatat negara seperti Belanda, Inggris dan Portugis melakukan hal tersebut. Bahkan tidak sedikit negara yang baru merdeka hingga hari ini. Mereka melepas rantai penjajahan karena tuntutan dunia.

Beberapa bukti di atas menunjukan betapa besarnya keinginan bangsa Eropa untuk menguasai secara utuh negara Asia terlebih Asia Tenggara. Butuh effort yang tinggi untuk melawan dan merebut kembali hak yang diambil paksa oleh negara asing.

Kesamaan nasib itu jugalah yang membentuk inisiatif untuk saling menguatkan. Bersatu membentuk aliansi yang kuat sebagai benteng pertahanan. Bukan lagi pertahanan pernegara tapi pertahanan satu rumpun bangsa. Bangsa Asia Tenggara. Gerakan ini banyak memberikan hasil nyata yang menguntungkan bagi berbagai belah pihak yang tergabung.

BAB III : PEMBAHASAN

Konsep kerja sama telah lama dikembangkan dan mulai ditekankan pada ruang lingkup yang lebih luas. ASEAN sebagai organisasi antar negara mencoba mengaplikasikan konsep ini demi kebaikan bersama. Harapan kedepannya ASEAN berkembang jadi lebih besar dan mencapai tujuan bersama dengan baik.

Tidak seharusnya negara terjajah terus menerus terpuruk sehingga tidak bisa bergerak dengan bebas dan mencapai kemerdekaan yang utuh. Sebagai langkah awal untuk mencapai kemerdekaan utuh secara bersamaan organisasi ini tumbuh dan berkembang mengiringi pembebasan untuk menunjukan pada dunia bahwa Asia juga bisa berdiri secara mandiri.

Pembentukan kerja sama yang berbentuk organisasi ini memiliki tujuan luhur yaitu mensejahterakan negara anggotanya hingga tingkat mandiri. Beragam kerja sama mulai dijalankan mulai dari bidang ekonomi, politik, sosial, pendidikan dan kesehatan sebagai bentuk nyata membentuk kesejahteraan dunia.

Contoh nyata negara Indonesia dan Malaysia yang terus menjalin kerja sama ekspor – impor bahan pangan hingga pakaian. Dalam bidang pendidikan juga Malaysia – Indonesia rutin mengadakan student exchange untuk lebih menyetarakan dan memajukan pendidikan bagi para penerus bangsa. Lewat ini pesertanya bisa banyak memahami banyak hal terkait kedua belah pihak negara.

Tidak hanya Indonesia – Malaysia, tetapi juga Indonesia dengan negara ASEAN lainnya ikut serta dalam kerja sama dalam bidang pendidikan ini. Selain bidang pendidikan, bidang ekonomi lewat sektor pariwisatanya juga banyak diminati untuk menjadi bahan kerja sama antar negara. Seperti pengadaan tiket murah hingga izin pemasangan iklan di negara tetangga.

ASEAN dan kerja sama antar negara di dalamnya bisa jad contoh nyata untuk lingkungan yang lebih besar untuk mencapai kedamaian dan ketentraman mutlak. Berbagai macam keuntungan sudah banyak terbukti. Kini bukan hanya Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia dan Filipina saja yang tergabung dalam ASEAN tapi juga mengikut Brunei Darussalam, Vietnam dan Laos.

BAB IV : PENUTUP

Berawal dari konsep kesamaan satu rasa satu bangsa ASEAN akhirnya terbentuk. Dengan 5 negara sebagai anggota awal organisasi ini. Kerja sama yang terjalin dengan cukup baik antar ke sebelas negara dan memberikan efek yang sangat positif. Kita bisa mewujudkan cita – cita bersama dengan mengadakan kerja sama secara global.

KESIMPULAN

Lewat terbentuknya kerja sama antar negara Asia Tenggara diharapkan dapat menciptakan kesetaraan, kedamaian dan ketertiban dalam kawasan Asia. Terlebih negara yang termasuk dalam keanggotaan ASEAN bisa menginspirasi negara bagian lainnya hingga menginspirasi seluruh dunia bahwa kerja sama bisa menciptakan kesetaraan bagi semua aspek bangsa.

Contoh paper yang telah dilihat sebelumnya bisa dijadikan acuan untuk membuat paper secara mandiri. Sesuaikan contoh paper dengan topik atau tema yang telah ditentukan. Selebihnya Anda bisa melakukan perluasan agar paper lebih ilmiah dan lebih bagus hasilnya. Dengan begitu Anda siap menerima nilai memuaskan dari dosen.

Mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat bagi Kita semuanya, apabila ada kesalahan kata mohon untuk dimaafkan.

Hallo ! Belajar Terus dan memberikan manfaat bagi orang lain. Seorang pemuda yang hobi menulis tentang pengetahuan.